Bagian penting
Audio Amplifier-Peralatan-peralatan elektronika yang berfungsi sebagai sarana hiburan khususnya
yang berhubungan dengan musik tak bisa lepas dari Audio Amplifiier.Bayangkan
jika sebuah konser musik perangkat audio amplifiernya rusak? Kacau bukan?Dalam
aplikasinya audio Amplifier terbagi menjadi 2 jenis perakitan pertama Integrated Amplifier kedua Tone control
terpisah dengan power amplifier.Umumnya orang lebih mengenal Integrated
Amplifier atau orang biasa menyebut
Amplifier saja yaitu Perangkat yang
tersusun dari tone control dan power amplifier dari pada Audio Amplifier dengan
tone control terpisah.Dulu sebelum munculnya
perangkat speaker aktif dan Home theater sangat mudah menemukan
perangkat Integrated amplifier dipasaran Namun saat ini sudah sulit
menemukannya.Perangkat Audio Amplifier kebanyakan digunakan untuk sound system
lapangan misalnya untuk acara hajatan,Organ Tunggal,Studio Musik dan lain-lain.
Belajar elektronika yang paling mengasyikan untuk
dipraktekkan yaitu Audio amplifier terutama di bagian power amplifiernya sebab
banyak variasinya anda bisa bereksperimen untuk bisa menghasilkan Suara yang
Kencang bertenaga selain itu dipasaran tersedia kit setengah jadi baik itu
untuk Pre Amp,tone control atau Power amplifiernya sehingga lebih mudah
merakitnya.Nah…Kali ini saya mencoba berbagi pengetahuan tentang 3 Bagian
Penting Audio amplifier dengan harapan bisa menjadi bekal untuk mempelajari dan mempraktekkan audio amplifier.1.Pre Amp.Bagian ini memiliki tugas menguatkan dan menyamakan berbagai macam sinyal input yang sesuai dengan kekuatannya dan mengarahkan sinyal dari komponen sumber sinyal(sinyal line level) ke power amplifier.Input sinyal bisa berasal dari DVD Player,Radio AM/FM,Mikropon,Mp3 Player yang memiliki karateristik yang berbeda-beda sehingga bagian Preamp harus bisa mengadaptasi sinyal-sinyal tersebut sehingga kekuatannya sama saat diumpankan ke power Amplifier.Pre Amp juga berfungsi untuk memudahkan pemilihan berbagai macam sinyal input yang sesuai dengan kekuatannya.
2.Tone Control(Pengatur Nada).Bagian ini berfungsi untuk melakukan pengaturan terhadap karakteristik frekuensi(Nada rendah dan Tinggi) serta amplitudo sinyal audio.Pada dasarnya ada 2 metode tone control yang bisa diterapkan dalam audio amplifier yaitu metode tone control pasif dan metode tone control aktif yang masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda.Untuk yang jenis aktif biasanya mempunyai nilai redaman yang jauh lebih besar dibanding dengan metode pasif sehingga pada tingkat berikutnya masih harus ditambah dengan sebuah transistor yang berfungsi sebagai penguat mini.Rangkaian dasar tone control merupakan rangkaian penyaring R-C yang cukup sederhana.Biasanya Antara Pre Amp dan tone control dihubungkan oleh pengatur volume yang letaknya berada pada posisi antara output preamp dengan rangkain input tone control.
3.Power Amplifier.Ibarat tubuh manusia Power amplifier merupakan hati sebuah audio Amplifier.Power amplifier bertugas memompa powerful signal pada driver sebuah speaker.Power amplifier menerima sinyal dari tone control.Sinyal tersebut diorganisasikan dari komponen sumber yang terlebih dahulu di-Boost sebelum dikirim ke speaker.Kekuatan atau power rating yang dihasilkan Power amplifier dinyatakan dalam Watt dan umumnya setiap rangkaian Power Amplifier mencantumkan RMS yang merupakan kalkulasi matematika yang menggambarkan rata-rata keluaran power Amplifier.







0 komentar:
Posting Komentar